<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Belajar Menulis</title>
	<atom:link href="http://fadhleewrite.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fadhleewrite.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Jul 2008 01:13:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='fadhleewrite.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Belajar Menulis</title>
		<link>http://fadhleewrite.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://fadhleewrite.wordpress.com/osd.xml" title="Belajar Menulis" />
	<atom:link rel='hub' href='http://fadhleewrite.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Menuju Kesatuan Fikrah Aktivis Islam</title>
		<link>http://fadhleewrite.wordpress.com/2008/07/18/menuju-kesatuan-fikrah-aktivis-islam/</link>
		<comments>http://fadhleewrite.wordpress.com/2008/07/18/menuju-kesatuan-fikrah-aktivis-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Jul 2008 01:01:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadhleewrite</dc:creator>
				<category><![CDATA[Books Review]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fadhleewrite.wordpress.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Dr. Yusuf Qardhawy Buku ini secara umum menjadi syarah atas salah satu Arkanul-Bai’ah dalam Risalah Ta&#8217;alim yang  disampaikan Imam asy-Syahid Hasan al-Banna, yaitu al-Fahm (paham). Dalam rukun ini, Imam menjelaskan 20 poin utama (ushul isyrin) yang harus dipahami oleh setiap muslim, terlebih lagi al-akh. Dr. Yusuf Qardhawy kemudian mensyarah poin pertama terkait dengan syumuliatul Islam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fadhleewrite.wordpress.com&amp;blog=2705108&amp;post=37&amp;subd=fadhleewrite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;">Dr. Yusuf Qardhawy</span></p>
<div></div>
<p><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;"></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Buku ini secara umum menjadi syarah atas salah satu <em>Arkanul-Bai’ah</em> dalam <em>Risalah Ta&#8217;alim</em> yang <span> </span>disampaikan Imam asy-Syahid Hasan al-Banna, yaitu <em>al-Fahm</em> (paham). Dalam rukun ini, Imam menjelaskan 20 poin utama (<em>ushul isyrin</em>) yang harus dipahami oleh setiap muslim, terlebih lagi al-akh. Dr. Yusuf Qardhawy kemudian mensyarah poin pertama terkait dengan <em>syumuliatul Islam</em> dengan penguatan dalil-dalil dari al-Qur&#8217;an dan Sunnah, kemudian pendapat para salaf. Selain itu, beliau juga merelevansikan konsistensinya dengan pemikiran Imam yang disampaikan dalam risalah atau kesempatan lain.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Dalam mukaddimah, Dr. Yusuf Qardhawi menyatakan bahwa &#8220;Dua Puluh Prinsip&#8221; yang disampaikan Imam merupakan &#8220;konsklusi yang padat&#8221;. Doktor menuliskan, &#8220;Prinsip itu merupakan <em>khulashah</em> (ringkasan) terpenting dari hasil bacaan yang begitu panjang, dan kajian yang mendalam tentang ilmu-ilmu al-Qur&#8217;an dan as-Sunnah, serta Ushul Fiqh dan Ushuluddin, Fiqih, dan Tasauf, disertai dengan pencernaan rasio yang benar-benar paham, dan mampu men<em>ta&#8217;shil</em> (mengembalikan kepada asal) dan men<em>tarjih</em> (mencari pendapat yang terkuat).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Dalam pembahasan lebih lanjut, Doktor menganalisa mengapa Imam mendahulukan <em>al-Fahm</em> dalam rukun bai&#8217;ahnya. Dengan menempatkan <em>al-Fahm</em> sebagai poin pertama, Doktor menyebutkan bahwa Imam adalah orang sangat mengerti mengenai fiqh prioritas (<em>fiqhul aulawiyat</em>). Hal itu telah sesuai dengan kaidah <em>al-ilmu qabla al-amal</em>, bahwa ilmu (kepahaman) harus mendahului amal. Fikrah harus mendahulukan harakah. Inilah yang sesuai dengan yang dinyatakan oleh para ulama <em>salafush-shaleh</em> dan begitulah manhaj Islam dalam memprioritaskan ilmu daripada amal yang serampangan. </span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Setidaknya ada 3 alasan yang menyebabkan manusia butuh kepada ilmu:</span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Ilmu merupakan satu-satunya sarana untuk membedakan antara yang haq dan yang bathil melalui sebuah prinsip dan patokan untuk meluruskan pemahaman dan penggunaan dalil.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Ilmu merupakan satu-satunya saran untuk membedakan antara yang disyariatkan dan yang tidak disyariatkan.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Ilmu merupakan satu-satunya sarana untuk memberikan tingkatan-tingkatan amal dan kewajiban syariat secara benar.</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Lalu mengapa Imam menggunakan kata <em>al-Fahm</em> dan tidak menggunakan kata <em>al-Ilm</em>? Doktor menjelaskan bahwa paham itu lebih substantif daripada ilmu. Kepahaman adalah tujuan dari sekedar mendapatkan ilmu. Ilmu bukanlah dengan banyak riwayat, tapi mendalamnya <em>dirayah</em> (pemahaman). Pemahaman yang benar adalah nikmat yang terbesar, sebagaimana yang disebutkan Doktor dengan menyebutkan pendapat para &#8216;ulama terdahulu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Dijelaskan pula dalam pembahasan mengapa kita perlu menguraikan prinsip ini dan untuk siapa </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">prinsip ini disampaikan. Prinsip ini juga mempunyai setidaknya 4 keistimewaan:</span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Pada umumnya mengarah pada masalah yang mempunyai banyak perbedaan pendapat di antara berbagai aliran dan mazhab, lama maupun baru.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Disusun dengan bijaksana dan moderat.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Beorientasi kepada penekanan dan singkat.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Tidak banyak diarahkan kepada orang-orang sekuler dan barat.</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Prinsip ini juga dianggap memiliki visi penghimpunan dan pemaduan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Dalam syarah <em>ushul awwal</em> ini, Doktor menekankan aspek-aspek totalitas Islam, sebagaimana yang dinyatakan oleh Imam bahwa Islam adalah sistem yang universal. Mencakup berbagai aspek hidup dan kehidupan. Islam adalah negara dan tanah air, pemerintahan dan umat, akhlak dan kekuatan, serta kasih sayang dan keadilan. Islam adalah kebudayaan dan perundang-undangan, ilmu dan hukum, materi dan harta-benda, serta usaha dan kekayaan. Islam adalah jihad dan dakwah, militer dan ideologi, serta akidah yang murni dan sekaligus ibadah yang benar&#8221;.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Dari prinsip itu dapat diambil aspek-aspek fundamental ajaran Islam yang menyeluruh, terdiri dari:</span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Aspek politik</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Aspek akhlak</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Aspek kebudayaan</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Aspek hukum dan perundangan</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">aspek ekonomi</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">aspek jihad</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">aspek dakwah</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">8&amp;9. akidah yang murni sekaligus ibadah yang benar</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Jadi, dapat dipahami mengapa Imam mengangkat masalah ini sebagai awalan, karena memang ajaran Islam yang sempurna sering disempitkan hanya pada satu kutub sementara kutub lain ditinggalkan, padahal ajaran Islam pun secara tegas menolak parsialisasi sebagaimana yang disebutkan Doktor dengan berbagai dalilnya. Selain itu, kehidupan ini juga merupakan sebuah sistem yang tidak mungkin harmonis tanpa adanya totalitas dan keparipurnaan aspek-aspek yang </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">dijelaskan Imam.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Dalam pembahasan, Doktor lebih menekankan pada aspek pemerintahan (politik, negara, nasionalisme, dan umat). Hal ini yang sering diparsialkan dalam pandangan gerakan Islam dari ajaran Islam itu sendiri, sejak zaman di mana Imam hidup, bahkan sampai sekarang. Doktor mensyarah pandangan Imam yang hendak mengembalikan kesempurnaan ajaran Islam dalam mengelola pemerintahan. Di antaranya dengan membersihkan politik dari sekulerisme, membangun negara dengan pondasi syariat, memurnikan makna nasionalisme yang sempit, dan mengembalikan karakteristik umat dalam Islam.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Dibahas juga mengenai aspek jihad, di mana saat itu, di masa Imam, penjajahan sedang menghantui negara-negara muslim di dunia. Ikhwanul Muslimin dengan arahan Imam berhasil menggelorakan semangat jihad. Beliau menyerukan perlawanan dengan berbagai tahapannya kepada penjajah Inggris. Bahkan, beliau mengirimkan laskar Ikhwan untuk membantu perjuangan kaum muslimin Palestina yang dirongrong oleh zionis israel, di mana gerakan Islam lain banyak yang tidak memperhatikan masalah ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Buku ini ditutup dengan catatan Doktor terhadap fikrah totalitas Islam ini. Pertama, perlu diperhatikan masalah totalitas dan unsur-unsur sektoral. Bahwa sebagai ajaran yang totalitas, Islam tidak mengandung semua aspek detail. Yang diatur sampai masalah detail biasanya yang berkaitan dengan hal-hal baku dan tidak terjadi perubahan di manapun tempat dan waktunya. Sedangkan yang tidak diatur secara eksplisit, bisa terjadi dua kemungkinan: pertama, diserahkan kepada ijtihad orang-orang yang ahli; Kedua, hanya dijelaskan dalil secara umum dan global saja. Catatan kedua, walaupun aspek yang diajarkan menyeluruh, tetapi ada tingkatan-tingkatan amal yang harus diprioritaskan oleh seorang muslim. Inilah yang dikenal dengan fiqhul aulawiyat (fiqh prioritas), guna menertibkan amal mana yang harus didahulukan, disegerakan, atau bisa ditunda kemudian berdasarkan kepentingan syari&#8217;atnya, waktunya, urgensinya, dsb.</span></p>
<p> </p>
<p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"> </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/fadhleewrite.wordpress.com/37/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/fadhleewrite.wordpress.com/37/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fadhleewrite.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fadhleewrite.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fadhleewrite.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fadhleewrite.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fadhleewrite.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fadhleewrite.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fadhleewrite.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fadhleewrite.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fadhleewrite.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fadhleewrite.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fadhleewrite.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fadhleewrite.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fadhleewrite.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fadhleewrite.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fadhleewrite.wordpress.com&amp;blog=2705108&amp;post=37&amp;subd=fadhleewrite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fadhleewrite.wordpress.com/2008/07/18/menuju-kesatuan-fikrah-aktivis-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/ba3c7f2675289b7dd939c990b26f42a1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fadhleewrite</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Manajemen Syura (Rapat) Efektif dan Produktif</title>
		<link>http://fadhleewrite.wordpress.com/2008/07/18/manajemen-syura-rapat-efektif-dan-produktif/</link>
		<comments>http://fadhleewrite.wordpress.com/2008/07/18/manajemen-syura-rapat-efektif-dan-produktif/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Jul 2008 00:48:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadhleewrite</dc:creator>
				<category><![CDATA[Da'awi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fadhleewrite.wordpress.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[Urgensi[1] “Dan orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat, sedang urusan mereka diputuskan dengan musyawarah antara mereka; dan mereka menafkahkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka.” (QS. Asy-syura: 36)   “Tidak kecewa orang yang istikharah (minta pilihan kepada Allah), tidak menyesal orang yang bermusyawarah, dan tidak melarat orang yang hemat.” (Diriwayatkan oleh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fadhleewrite.wordpress.com&amp;blog=2705108&amp;post=33&amp;subd=fadhleewrite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Urgensi</span></strong><a name="_ftnref1" href="http://fadhleewrite.wordpress.com/wp-admin/#_ftn1"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">[1]</span></span></span></span></span></a></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">“Dan orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat, sedang urusan mereka diputuskan dengan musyawarah antara mereka; dan mereka menafkahkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka.” (QS. Asy-syura: 36)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">“Tidak kecewa orang yang <em>istikharah </em>(minta pilihan kepada Allah), tidak menyesal orang yang bermusyawarah, dan tidak melarat orang yang hemat.” (Diriwayatkan oleh Ath-Thabarani dalam <em>Ash-Shaghir dan Al-Ausath</em>)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Abu Hurairah mengatakan, sebagaimana dicatat oleh Al-Bukhari, “Aku tidak melihat orang yang paling banyak bermusyawarah dengan para sahabatnya selain Rasulullah saw.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Rasulullah saw. adalah orang yang bersemangat untuk melaksanakan syura itu. Beliau banyak meminta pendapat (<em>istisyarah</em>) kepada para sahabatnya, baik dalam urusan besar maupun urusan kecil. Baik dalam masa-masa damai maupun saat peperangan. Beliau bertanya kepada laki-laki juga perempuan. Beliau mendengar pendapat mereka baik secara pribadi-pribadi maupun kolektif.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Mari sama-sama kita menyimak berbagai dalil di atas. Masih banyak sebenarnya dalil lain yang menunjukkan urgensi syura dalam mengambil kebijakan yang akan dieksekusi. Bayangkan, al-Qur’an sebagai sumber hukum tertinggi bahkan memuatnya bergandengan dengan kewajiban mahdhah lain, seperti shalat dan infaq. Pun dalam sirah, banyak hadits yang menunjukkan bahwa Rasulullah Saw. sering melaksanakan syura.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Ada hikmah yang bisa kita ambil dari sikap Rasulullah yang memperbanyak syura, mengajak kita untuk memahami urgensinya. </span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Coba kita pikirkan, apa susahnya Rasulullah Saw. untuk memutuskan keputusannya sendiri? Toh, <em>back up </em>beliau adalah malaikat, dan wahyu beliau berasal langsung dari Allah Swt. Lalu mengapa beliau masih mau menyempatkan waktunya untuk bermusyawarah, bersabar mengumpulkan pendapat-pendapat para sahabat?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Ini mengajarkan kepada kita hikmah sebuah <em>amal jama’i </em>(kerjasama) yang dimulai dari perencanaan amalnya. Dengan dibukanya kesempatan untuk menyampaikan pendapat, akan timbul ikatan tanggung jawab dari para pemutus kebijakan untuk sama-sama menanggung amal yang akan dilaksanakan, walaupun kadang tidak berbuah kebaikan yang diharapkan. </span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Rasulullah saw. juga menerima usulan para sahabatnya dalam perang Uhud. Meskipun kaum Muslimin mengalami kerugian dalam perang itu, namun al-Qur’an tetap menekankan pentingnya musyawarah itu. Setelah usai perang Uhud, turunlah ayat Quran, “Maafkanlah mereka, mintakanlah ampunan bagi mereka, dan ajaklah mereka bermusyawarah.” (QS. Ali ‘Imran: 159). Jika kaum Muslimin mengalami kerugian dalam sebuah pertempuran sementara<em> syura </em>telah menjadi prinsip di tengah masyarakat mereka, maka hal itu seribu kali lebih baik ketimbang mereka menyerahkan urusan mereka kepada penguasa zalim yang otoriter dan memperbudak.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Hikmah lainnya, bahwa syura ternyata mendapat tempat yang agung dan merupakan kebanggaan umat Islam. </span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Khalifah Umar Bin Khattab mengatakan, “Tiada kebaikan pada suatu urusan yang dilaksanakan tanpa musyawarah.” (<em>An-Nizham As-Siyasi Fil-Islam</em>, Muhammad Abdul-Qadir Abu Faris). Saat terjadi pertempuran dengan Persia, Panglima Tentara Persia meminta bertemu dengan Panglima Perang Kaum Muslimin untuk melakukan perundingan. Setelah Panglima Tentara Persia itu menyampaikan keinginannya, Panglima Perang Muslimin menjawab, “Beri saya waktu untuk bermusyawarah dengan orang-orang.” Panglima Persia itu mengatakan, “Kami tidak mengangkat orang yang selalu mengajak bermusyawarah sebagai pemimpin.” Panglima Muslim itu menjawab, “Karena itulah kami selalu mengalahkan kalian. Kami justru tidak pernah mengangkat pemimpin dari orang yang tidak mau bermusyawarah.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Refleksi Bagi Syura Kita</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Jika Rasulullah Saw. yang ma’shum,<span>  </span>dan para sahabat Ra. yang lebih mendekati kebenaran saja serius dalam menyikapi dan melaksanakan syura, lalu siapa kita? Ahli fiqh bukan, majelis tarjih bukan, ulama apalagi&#8230; Pertanyaan ini bukan untuk menyatakan bahwa kita tidak boleh melaksanakan syura karena tidak sekapasitas dengan yang biasa disebut dengan <em>ahlul halli wal aqdi </em>itu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Justeru, karena kita belum mempunyai kapasitas yang cukuplah, seharusnya semakin serius dalam syura, mulai dari persiapannya sampai pada tahap pelaksanaan. Jangan karena kita sudah terlalu sering syura (sepekan bisa dua sampai tiga kali), kemudian filosofi syura itu menguap dan kehilangan esensinya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Wajar saja jika ada saudara kita yang menjuluki aktivis dengan istilah <em>syumul</em> (syura melulu) karena mungkin yang lebih kelihatan adalah syuranya, tanpa menghasilkan <em>natijah</em> (buah) dan <em>taghyir </em>(perubahan) yang nyata. Tidak terlihatnya output itu sebenarnya disebabkan karena tidak terlaksananya hasil keputusan syura.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Tidak terlaksananya hasil keputusan syura itu karena bermasalah dengan mekanisme syuranya. Bisa jadi informasi tidak tersebar merata di antara peserta syura, bisa jadi karena memang enggan dan merasa<span>  </span>tidak bertanggung jawab terhadap keputusan syura, atau memang tidak ada bukti yang mengikat mengenai keputusan syura. Belum lagi gangguan-gangguan seperti bercanda dan membuat forum yang bukan pada tempatnya, keterlambatan dan ketidakhadiran tanpa izin, atau semuanya serius tetapi tidak ada kontribusi pemikiran yang dihasilkan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Mekanisme syura itu bisa jadi bermasalah karena memang persiapan syuranya minimalis. Jarkom yang mendadak tanpa pencantuman agenda misalnya, atau jarkom lancar tetapi para peserta memang tidak mempersiapkan agenda yang akan dibahas. Jadi semuanya serba <em>on the spot </em><span> </span>dan <em>spontan</em> sehingga berbuah pada pelaksanaan yang <span> </span>kurang optimal.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Oleh karena itulah kita perlu kembali merekonstruksi kembali esensi syura. Untuk itu pula diperlukan manajemen syura sehingga menjadi syura yang efektif saat pelaksanaannya dan produktif dalam pengamalan keputusannya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Definisi Syura</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Syura </span></em><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">atau <em>musyawarah </em>merupakan <em>derivasi</em> (kata turunan) dari kata kerja ‘<em>syawara’</em>. Dan kata ‘<em>syawara</em>’ mempunyai beberapa makna, antara lain memeras madu dari sarang lebah; memelihara tubuh binatang ternak saat membelinya; menampilkan diri dalam perang. Dan makna yang dominan adalah meminta pendapat dan mencari kebenaran.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Secara terminologis, syura bermakna “memunculkan pendapat-pendapat dari orang-orang yang berkompeten untuk sampai pada kesimpulan yang paling tepat.” (<em>Nizhamul-Hukmi Fil-Islam</em>, Dr. ‘Arif Khalil, hal. 236)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Ada pun dalam Sunnah kita mendapati Rasulullah saw. sebegitu jauh menggunakan syura ini. Beliau banyak sekali meminta pandangan para sahabat dan keluarganya, laki-laki dan perempuan, dewasa dan anak-anak, orang-orang secara umum dengan aneka cara dan berbagai bentuk. Artinya beliau mengajari manusia secara umum untuk <strong><em>berpartisipasi, berpikir, dan turut bertanggungjawab</em></strong>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Manfaat Syura<span>’<a name="_ftnref2" href="http://fadhleewrite.wordpress.com/wp-admin/#_ftn2"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">[2]</span></strong></span></span></span></a> (</span></span></strong><strong><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">فَوَاإِدُالشُّوْرَى</span></span></strong><strong><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">):</span></strong><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Diceritakan dari Ali ra menyatakan ada 7 keutamaan syura’:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">1. Lebih mendekati kebenaran (</span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">إِسْتِنْبَاطُ</span></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">الصَّوَابِ</span></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">2. Menggali ide-ide cemerlang (</span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">وَاكْتِسَابُ</span></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">الرَّأْيِ</span></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">3. Terhindar dari kesalahan (</span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">وَالتَّحَسُّنُ</span></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">مِنَ</span></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">السَّقْطَةِ</span></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">4. Terjaga dari celaan (</span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">وَ</span></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">حِرْزٌ</span></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">مِنَ</span></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">اْلمُلاَم</span></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> )</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">5. Selamat dari penyesalan (</span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">وَ</span></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">نَجَاةُ</span></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">مِنَ</span></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">النَّدَامَةِ</span></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">6. Persatuan diantara hati (</span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">وَ</span></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">أُلْفَةُ</span></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">اْلقُلُوْبِ</span></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">7. Mengikuti atsar salafus-shalih (</span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">وَالتِّبَاعُ</span></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">اْلأَثَر</span></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> )</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Persiapan Syura</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Hendaknya setiap peserta syura mempersiapkan kontribusi pemikiran berdasarkan agenda yang akan dibahas, mulai dari yang sifatnya filosofis seperti mengetahui dalil-dalil syar’i, pertimbangan manfaat dan madharat, sampai pada pilihan-pilihan strategi teknisnya. Ini bisa dilaksanakan dengan mencari informasi dan wawasan mengenai agenda yang akan dibahas di buku-buku, bertanya pada yang sudah berpengalaman, ditambah menganalisisnya sendiri. Syura yang telah disepakati akan dilaksanakan sebaiknya diagendakan benar-benar sehingga kita tidak lupa waktu dan tempatnya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Untuk hal itu, maka yang menginisiasi syura harus mensosialisasikan agenda, waktu dan tempat beberapa hari sebelum pelaksanaannya. Rentang waktu antara sosialisasi (jarkom) dan pelaksanaan semestinya tidak mendadak sehingga dapat memberikan kesempatan kepada peserta yang diundang untuk mempersiapkan agenda dengan baik.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Selain persiapan pemikiran, maka diperhatikan pula persiapan <em>ruhiyah</em>. Karena syura merupakan ajang pengambilan kebijakan, sudah barang tentu kita mengharapkan yang<span>  </span>paling mendekati pada kebaikan dan kebenarannya. Itu hanya bisa didapatkan bila hidayah Allah dan keberkahan dari-Nya sudah diturunkan pada kebijakan yang kita ambil. Oleh karenanya, <em>muraqabatuLlah</em> menjadi penting untuk menjemput keberkahan hasil syura. Bila dalam agenda syura kita harus menentukan pilihan misalnya, maka kita bisa melaksanakan shalat istikharah sebelumnya. Banyak lagi bentuk-bentuk <em>muraqabatuLlah</em> yang bisa dilaksanakan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Jangan lupakan juga masalah teknis seperti <em>baramij</em> (tata urutan) saat pelaksanaan syura nanti, kemudian sarana-sarana seperti kenyamanan tempat, ketersediaan peralatan (spidol, penghapus, papan tulis, notulensi, alat tulis, dll). Sarana yang lengkap dan nyaman akan diharapkan akan lebih memperlancar syura karena tidak terganggu dan terpotong-potong dengan masalah-masalah teknis.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Pelaksanaan Syura</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Etika Umum dalam Pelaksanaan Syura’ (</span></span><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">مِنْ</span></span></span><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></span><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">آدَابِ</span></span></span><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></span><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman;">الشُّوْرَى</span></span></span><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">)</span></span><a name="_ftnref3" href="http://fadhleewrite.wordpress.com/wp-admin/#_ftn3"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">[3]</span></span></span></span></span></a><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">1. Syura’ harus dibarengi keikhlasan, kasih-sayang, kelembutan, sikap mudah memaafkan.<a name="_ftnref4" href="http://fadhleewrite.wordpress.com/wp-admin/#_ftn4"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">[4]</span></span></span></span></a></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Penjelasan ali-Imran 159<a name="_ftnref5" href="http://fadhleewrite.wordpress.com/wp-admin/#_ftn5"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">[5]</span></span></span></span></a>:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Dalam ayat 159 surah Ali ‘Imran: “<em>fa bimaa rahmatin minallaahi linta lahum</em>” (maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka) menunjukkan adanya perintah eksplisit wajibnya bersikap lemah lembut dan menyebarkan kedamaian dalam hati orang-orang yang bermusyawarah (para pembuat keputusan); dan mencerabut rasa takut dari hati mereka serta membuka ruang bagi mereka untuk mendiskusikan persoalan. Walaupun pada dasarnya mereka harus taat baik dalam hal yang ia suka atau pun dalam hal yang ia tidak suka.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">“<em>Walau kunta fazhzhan ghalizhal-qalbi lanfadhdhu min haulik</em>” (sekiranya kamu bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu), seandainya para peserta musyawarah merasakan ketakutan di tengah majelis pemimpinnya tentu mereka akan memilih patuh dalam rangka menyelamatkan diri dan akan menerima segala apa yang dikatakannya. Mereka tidak akan berani mengemukakan gagasan dan pemikiran mereka. Mereka juga tidak akan susah payah membela hujah-hujah mereka. Jadi, suasana yang harus dimunculkan, seperti yang diungkapkan Imam Ibnu Katsir dalam kitabnya, <em>Tafsir Al-Quranil-‘Azhim</em>, adalah suasana penuh keakraban dan kebersihan hati agar mereka lebih bersemangat melaksanakan musyawarah itu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">“<em>Fa’fu ‘anhum wastaghfir lahum wa syaawirhum fil-amr</em>” (maka maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu). Jika suasana kedamaian telah muncul di kalangan para peserta musyawarah, maka adalah kewajiban mereka untuk bekerja keras dalam mengemukakan pandangan guna mencari solusi dan alternatif, menyampaikan alasan, pilihan dan skala prioritas.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Penyebutan perintah musyawarah setelah perintah memaafkan dan memohonkan ampunan tidak harus dipahami sebagai urutan. Keduanya saling melengkapi dan tidak dapat dipisahkan. Dan pemaafan serta permohonan ampunan terus berlangsung hingga usai majelis musyawarah. Tujuannya adalah untuk memaafkan dan memintakan ampunan kepada Allah atas segala kesalahan yang dilakukan para peserta musyawarah seperti omongan yang sia-sia, kekasaran dalam berbicara tanpa sengaja, dan sebagainya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">2. Rendah hati &amp; tidak mengkritik pendapat qiyadah sebelum meminta penjelasan rinci.<a name="_ftnref6" href="http://fadhleewrite.wordpress.com/wp-admin/#_ftn6"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">[6]</span></span></span></span></a></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">3. Tidak menyalahkan pendapat orang lain (karena semua pendapat merupakan ijtihad), melainkan cukup mengemukakan pendapatnya disertai hujjah ataupun pengalaman.<a name="_ftnref7" href="http://fadhleewrite.wordpress.com/wp-admin/#_ftn7"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">[7]</span></span></span></span></a></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">4. Mengikuti &amp; mentaati hasil syura’ yang telah memenuhi syarat sebuah syura’.<a name="_ftnref8" href="http://fadhleewrite.wordpress.com/wp-admin/#_ftn8"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">[8]</span></span></span></span></a></span></p>
<div>
<hr size="1" />
<div id="ftn1">
<p class="MsoFootnoteText" style="margin:0;"><a name="_ftn1" href="http://fadhleewrite.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref1"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:8pt;font-family:&quot;"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:8pt;font-family:&quot;">[1]</span></span></span></span></span></a><span style="font-size:8pt;font-family:&quot;"> Disarikan dari Iman Santoso, Lc., “Syura,” (www.dakwatuna.com)</span></p>
</div>
<div id="ftn2">
<p class="MsoFootnoteText" style="margin:0;"><a name="_ftn2" href="http://fadhleewrite.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref2"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:8pt;font-family:&quot;"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:8pt;font-family:&quot;">[2]</span></span></span></span></span></a><span style="font-size:8pt;font-family:&quot;"> Al-’Aqdul Farid, 43 dalam An-Nizham As-Siyasi, Abi Faris dari al-ikhwan.net</span></p>
</div>
<div id="ftn3">
<p class="MsoFootnoteText" style="margin:0;"><a name="_ftn3" href="http://fadhleewrite.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref3"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:8pt;font-family:&quot;"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:8pt;font-family:&quot;">[3]</span></span></span></span></span></a><span style="font-size:8pt;font-family:&quot;"> Abi AbduLlah, “Kewajiban Melaksanakan dan Menaati Syura (Wujub Asy-Syura’)”, (www.al-ikhwan.net)</span></p>
</div>
<div id="ftn4">
<p class="MsoFootnoteText" style="margin:0;"><a name="_ftn4" href="http://fadhleewrite.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref4"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:8pt;font-family:&quot;"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:8pt;font-family:&quot;">[4]</span></span></span></span></span></a><span style="font-size:8pt;font-family:&quot;"> ali-Imran [3]: 159</span></p>
</div>
<div id="ftn5">
<p class="MsoFootnoteText" style="margin:0;"><a name="_ftn5" href="http://fadhleewrite.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref5"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:8pt;font-family:&quot;"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:8pt;font-family:&quot;">[5]</span></span></span></span></span></a><span style="font-size:8pt;font-family:&quot;"> Iman Santoso, Lc., “Syura,” (www.dakwatuna.com)</span></p>
</div>
<div id="ftn6">
<p class="MsoFootnoteText" style="margin:0;"><a name="_ftn6" href="http://fadhleewrite.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref6"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:8pt;font-family:&quot;"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:8pt;font-family:&quot;">[6]</span></span></span></span></span></a><span style="font-size:8pt;font-family:&quot;"> QS Al-Hujurat, 1; lihat pula pelaksanaan hal ini dalam cara Al-Khabbab Ibnul Mundzir ra saat perang Badr berkaitan tempat yang dipilih oleh Nabi SAW; dari al-ikhwan.net</span></p>
</div>
<div id="ftn7">
<p class="MsoFootnoteText" style="margin:0;"><a name="_ftn7" href="http://fadhleewrite.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref7"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:8pt;font-family:&quot;"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:8pt;font-family:&quot;">[7]</span></span></span></span></span></a><span style="font-size:8pt;font-family:&quot;"> Lihat pula kisah Salman Al-Farisi ra saat mengemukakan pendapatnya ketika perang Khandaq, Al-Fath V/392; dari al-ikhwan.net</span></p>
</div>
<div id="ftn8">
<p class="MsoFootnoteText" style="margin:0;"><a name="_ftn8" href="http://fadhleewrite.wordpress.com/wp-admin/#_ftnref8"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:8pt;font-family:&quot;"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:8pt;font-family:&quot;">[8]</span></span></span></span></span></a><span style="font-size:8pt;font-family:&quot;"> QS Ali-Imran, 3/159</span></p>
</div>
</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/fadhleewrite.wordpress.com/33/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/fadhleewrite.wordpress.com/33/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fadhleewrite.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fadhleewrite.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fadhleewrite.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fadhleewrite.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fadhleewrite.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fadhleewrite.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fadhleewrite.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fadhleewrite.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fadhleewrite.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fadhleewrite.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fadhleewrite.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fadhleewrite.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fadhleewrite.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fadhleewrite.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fadhleewrite.wordpress.com&amp;blog=2705108&amp;post=33&amp;subd=fadhleewrite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fadhleewrite.wordpress.com/2008/07/18/manajemen-syura-rapat-efektif-dan-produktif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/ba3c7f2675289b7dd939c990b26f42a1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fadhleewrite</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pemain Bola pun Simpati pada Gaza</title>
		<link>http://fadhleewrite.wordpress.com/2008/02/27/pemain-bola-pun-simpati-pada-gaza/</link>
		<comments>http://fadhleewrite.wordpress.com/2008/02/27/pemain-bola-pun-simpati-pada-gaza/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Feb 2008 07:11:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadhleewrite</dc:creator>
				<category><![CDATA[Others..]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fadhleewrite.wordpress.com/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[Berita ini diambil dari eramuslim.com, 30 Januari 2008. Tentang pemain bola yang simpati pada pemboikotan saudara-saudaranya di Gaza. Setelah mencetak gol, ia membuka kostum luarnya dan menunjukkan kaos bertuliskan &#8220;Sympathize with Gaza.&#8221; Walaupun dikenai kartu kuning, ia nampaknya rela, segirang dan seekspresif saat membalik kostum luarnya, yang penting keinginan untuk menunjukkan simpatinya pada Gaza berhasil [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fadhleewrite.wordpress.com&amp;blog=2705108&amp;post=30&amp;subd=fadhleewrite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berita ini diambil dari eramuslim.com, 30 Januari 2008. Tentang pemain bola yang simpati pada pemboikotan saudara-saudaranya di Gaza. Setelah mencetak gol, ia membuka kostum luarnya dan menunjukkan kaos bertuliskan &#8220;Sympathize with Gaza.&#8221; Walaupun dikenai kartu kuning, ia nampaknya rela, segirang dan seekspresif saat membalik kostum luarnya, yang penting keinginan untuk menunjukkan simpatinya pada Gaza berhasil dilaksanakan.</p>
<p>Lalu, bagaimana kita menunjukkan kepedulian kita?? Cerita ini mungkin bisa jadi inspirasi</p>
<p><a href="http://fadhleewrite.files.wordpress.com/2008/02/news18045e7.jpg" title="news18045e7.jpg"></p>
<div style="text-align:center;"><img src="http://fadhleewrite.files.wordpress.com/2008/02/news18045e7.thumbnail.jpg?w=222&#038;h=162" alt="news18045e7.jpg" height="162" width="222" /></div>
<p></a></p>
<p>eramuslim.com &#8211; Muhammad Aboutreika, pemain sepakbola asal Mesir menjadi menjadi pemain sepakbola paling populer sedunia berdasarkan polling yang digelar International Federation of Football History and Statistics (IFFHS) yang berbasis di Jerman.</p>
<p>Dari 2.727.548 orang peserta polling lewat situs IFFHS, 1.017.786 orang memilih Aboutreika sebagai pemain sepakbola favorit, mengalahkan pemain-pemain sepakbola legendaris seperti Kaka, David Beckham, Ronaldo, Ronaldinho, Thierry Henry dan Francesco Totti.</p>
<p>Kaka, pemain sepakbola asal Brazil yang dinobatkan sebagai &#8220;World Player&#8221; di tahun 2007, hanya menduduki peringkat ke-7 sedangkan Beckham berada di peringkat ke-14. Aboutreika, yang bermain untuk klub sepakbola Mesir El-Ahly, masuk nominasi pemilihan bersama 50 pemain sepakbola dunia lainnya dari berbagai klub sepakbola terkemuka seperti Barcelona, Liverpool dan AC Milan. Polling dilakukan pada akhir Desember sampai 3 Januari dan hasilnya diumumkan hari Senin (28/1) malam.</p>
<p>Aboutreika dikenal sebagai pemain yang rendah hati dan bersahaja. Hari Sabtu kemarin, ia menunjukkan solidaritasnya pada warga Ghaza yang sedang diblokade rejim Israel.</p>
<p>Saat itu tim Mesir sedang berhadapan dengan tim Sudan dalam kejuaraan Africa Cup of Nations. Ketika berhasil memasukkan bola ke gawang lawan, Aboutreika tiba-tiba mengangkat bagian depan kaos seragam timnya dan terlihatlan tulisan &#8220;Sympathize With Ghaza&#8221; di T-Shirt putih yang dikenakannya. Tindakan Aboutreika itu sempat membuat Israel berang.</p>
<p>Pada kejuaraan yang sama tahun 2006, Aboutreika melakukan tindakan serupa setelah berhasil mencetak satu gol. Ia memperlihatkan T-Shirt yang dikenakannya bertuliskan &#8220;We Sacrifice Ourselves for You Prophet Muhammad&#8221; sebagai reaksi atas munculnya kartun yang melecehkan Nabi Muhammad di Denmark.</p>
<p>Oleh media Barat, Aboutreika dijuluki sebagai &#8220;The Smiling Assasin&#8221; karena ketangkasannya mencetal gol dan senyumnya yang selalu mengembang.</p>
<p>Selain sebagai pemain sepakbola, Aboutreika adalah salah satu duta PBB untuk Program Pembangunan (UNDP) bersama 40 bintang sepakbola lainnya seperti Ronaldo dan Zinedine Zidane, yang pada tahun 2005 menggelar pertandingan persahabatan &#8220;Match Against Poverty&#8221; di Jerman. Sekarang, Aboutreika menjadi duta bagi World Food Program untuk memerangi ancaman kelaparan. (ln/iol)</p>
<p><a href="http://fadhleewrite.files.wordpress.com/2008/02/061210goldoalahly.jpg" title="061210goldoalahly.jpg"></p>
<div style="text-align:center;"><img src="http://fadhleewrite.files.wordpress.com/2008/02/061210goldoalahly.thumbnail.jpg?w=208&#038;h=129" alt="061210goldoalahly.jpg" height="129" width="208" /></div>
<p></a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/fadhleewrite.wordpress.com/30/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/fadhleewrite.wordpress.com/30/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fadhleewrite.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fadhleewrite.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fadhleewrite.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fadhleewrite.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fadhleewrite.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fadhleewrite.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fadhleewrite.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fadhleewrite.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fadhleewrite.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fadhleewrite.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fadhleewrite.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fadhleewrite.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fadhleewrite.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fadhleewrite.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fadhleewrite.wordpress.com&amp;blog=2705108&amp;post=30&amp;subd=fadhleewrite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fadhleewrite.wordpress.com/2008/02/27/pemain-bola-pun-simpati-pada-gaza/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/ba3c7f2675289b7dd939c990b26f42a1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fadhleewrite</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fadhleewrite.files.wordpress.com/2008/02/news18045e7.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">news18045e7.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fadhleewrite.files.wordpress.com/2008/02/061210goldoalahly.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">061210goldoalahly.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Biarkan Cinta Menyapa</title>
		<link>http://fadhleewrite.wordpress.com/2008/02/23/biarkan-cinta-menyapa/</link>
		<comments>http://fadhleewrite.wordpress.com/2008/02/23/biarkan-cinta-menyapa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Feb 2008 00:09:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadhleewrite</dc:creator>
				<category><![CDATA[Books Review]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fadhleewrite.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[BismiLlaahirRahmaanirRahiim Buku ini adalah seri ke-3 dari Diary Kehidupan yang diterbitkan oleh PT. Syaamil Cipta Media. Isinya memang merupakan catatan pengalaman penulisnya, Dadang Kriswanto, yang bertitik tekan pada aktivitas dakwah kampusnya. Buku ini dicetak kali pertama pada 2005, namun yang saya baca ini cetakan kedua, terbit Maret 2007. Saya beli di salah satu mall deket [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fadhleewrite.wordpress.com&amp;blog=2705108&amp;post=20&amp;subd=fadhleewrite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:'Georgia','serif';"><a href="http://fadhleewrite.files.wordpress.com/2008/02/3books_a1.gif" title="3books_a1.gif"></a></span></p>
<p style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal" align="center"><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:'Georgia','serif';"> BismiLlaahirRahmaanirRahiim</span></p>
<p><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:'Georgia','serif';"><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:'Georgia','serif';"><a href="http://fadhleewrite.files.wordpress.com/2008/02/3books_a1.gif" title="3books_a1.gif"></a></span></span></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://fadhleewrite.files.wordpress.com/2008/02/3books_a1.gif" title="3books_a1.gif"><img src="http://fadhleewrite.files.wordpress.com/2008/02/3books_a1.thumbnail.gif?w=700" alt="3books_a1.gif" /></a></p>
<p><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:'Georgia','serif';"><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:'Georgia','serif';"></span>Buku ini adalah seri ke-3 dari Diary Kehidupan yang diterbitkan oleh PT. Syaamil Cipta Media. Isinya memang merupakan catatan pengalaman penulisnya, Dadang Kriswanto,<span>  </span>yang bertitik tekan pada aktivitas dakwah kampusnya. Buku ini dicetak kali pertama pada 2005, namun yang saya baca ini cetakan kedua, terbit Maret 2007. Saya beli di salah satu mall deket kampus, dengan diskon 40%, jadi nettonya hanya 8000 rupiah saja.</span></p>
<p><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:'Georgia','serif';"></span><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:'Georgia','serif';">Isi buku ini ditulis saat Dadang masih kuliah di jurusan manajemen Unbraw. </span><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:'Georgia','serif';">Isinya semacam curhat yang disuplementasi dengan hikmah yang didapatkannya dari pengalaman-pengalamannya. Judul “Biarkan Cinta Menyapa” dalam buku ini tidak merujuk pada cinta-cinta yang rada “norak”, semacam virus merah jambu, melainkan merupakan fragmen dalam isi pertama bukunya yang menggambarkan kerelaan seorang guru, teman Dadang, yang mendidik muridnya yang autis dengan cinta sehingga bisa tetap sabar dan istiqamah.</span></p>
<p><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:'Georgia','serif';"></span><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:'Georgia','serif';">Walaupun ini merupakan judul dari 1 curhatan Dadang, akan tidak sulit bagi kita untuk memaknai semua tulisannya dengan judul ini. Saya rasa, kisah-kisah lain dalam buku ini juga sarat dengan makna cinta. Saya yakin, penulis memiliki memori sendiri tentang berbagai aktifitas yang dicurhatinya, dan aktifitas itu memang aktifitas yang dicintainya. Kita lihat beberapa fragmennya nanti.</span><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:'Georgia','serif';">Saya suka dengan buku ini karena selain pembawaannya yang ringan dan sederhana layaknya diary, namun isinya seakan segelombang dengan saya aja gitu… karena mungkin ditulis oleh orang yang ikut organisasi keislaman, dan yang membacanya pun demikian. Beberapa tulisan isinya kadang sesuai dengan apa yang saya alami, atau bahkan menginspirasi dan menyindir.</span></p>
<p><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:'Georgia','serif';"></span><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:'Georgia','serif';">Contoh, dalam bagian “Fobia Syura”, saya – dan mungkin teman-teman – pernah merasakan fase yang sama dengan yang dialami penulis. Malas dan jenuh dengan rapat-rapat organisasi yang tidak produktif, minim eksekusi dan implementasi, hanya menjadi ajang syahwat kalam, atau sebaliknya, menjadi panggung kontes diam tanpa satu pun yang bersuara karena tanpa persiapan. Belum lagi masalah teknis lain, seperti ketepatan waktu dan keefektifan penepatan keputusan. Fuuuih… kalau gak banyak sabar dan dilakukan perbaikan di sana-sini, kondisi syura akan semakin memperburuk kenyamanan kerja. </span><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:'Georgia','serif';">Itu yang pernah saya alami dan menyindir…</span></p>
<p><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:'Georgia','serif';"></span><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:'Georgia','serif';">Yang menginspirasi, banyak…. terutama tulisan-tulisan dalam bagian 1 (Empati) dan 3 (Perjuangan Hidup). Ada yang menceritakan ketegaran akhawat yang selama ini mungkin sering dipandang santai2 aja di organisasi sementara ikhwannya berjibaku dengan berbagai hal, dari menghubungi ustadz sampe masang sound dan hijab. <span> </span>Namun menurut tulisan ini, ada akhawat yang di luar sana rela berjualan jamu, tempe, sayur, bahkan sampai mengelola sawah..</span></p>
<p><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:'Georgia','serif';"></span><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:'Georgia','serif';">Ada juga tulisan tentang tidur…. Mengenai berapa lama waktu yang dipakai untuk tidur dan bagaimana orang-orang besar mengefektifkan dan mengefisienkan waktu tidurnya. Ini menginspirasi, karena banyak juga aktifis yang hobinya tidur… bahkan diakui secara resmi di forum-forum terbuka.</span></p>
<p><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:'Georgia','serif';"></span><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:'Georgia','serif';">Yang paling penuh perjuangan adalah kisah dalam “Sang Alam-Alam”, yang menceritakan kisah hidup mantan anak jalanan namun memilih untuk berubah menjadi lebih baik, memilih kuliah dengan menempuh Bali-Malang menggunakan motornya, sebuah hijrah yang nyata, sampai aktif di kegiatan-kegiatan keislaman, 180 derajat berubah dari kebiasaan mabuk-mabukan dan nongkrong, malak dan kebut-kebutan.</span></p>
<p><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:'Georgia','serif';"></span><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:'Georgia','serif';">Ternyata, banyak hal-hal yang kita alami sudah lebih dahulu dialami oleh pendahulu kita, sehingga kisah-kisah seperti ini seharusnya memacu kita untuk mengambil pengalamannya yang baik, dan memfilter apa yang memang seharusnya tidak usah dilakukan…</span></p>
<p style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 10pt;" class="MsoNormal"><span style="font-size:9pt;line-height:150%;font-family:'Georgia','serif';">WaLlahu A’lam.</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/fadhleewrite.wordpress.com/20/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/fadhleewrite.wordpress.com/20/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fadhleewrite.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fadhleewrite.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fadhleewrite.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fadhleewrite.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fadhleewrite.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fadhleewrite.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fadhleewrite.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fadhleewrite.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fadhleewrite.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fadhleewrite.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fadhleewrite.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fadhleewrite.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fadhleewrite.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fadhleewrite.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fadhleewrite.wordpress.com&amp;blog=2705108&amp;post=20&amp;subd=fadhleewrite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fadhleewrite.wordpress.com/2008/02/23/biarkan-cinta-menyapa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/ba3c7f2675289b7dd939c990b26f42a1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fadhleewrite</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fadhleewrite.files.wordpress.com/2008/02/3books_a1.thumbnail.gif" medium="image">
			<media:title type="html">3books_a1.gif</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dari Kegalauan Ini&#8230;</title>
		<link>http://fadhleewrite.wordpress.com/2008/02/15/dari-kegalauan-ini/</link>
		<comments>http://fadhleewrite.wordpress.com/2008/02/15/dari-kegalauan-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Feb 2008 16:15:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadhleewrite</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wise Words]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fadhleewrite.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[(sebuah Risalah Pembangkit Semangat!) Adalah sebuah risalah masa lalu yang penuh kobaran semangat perjuangan, untuk generasi hari ini yang tengah bergejolak dan dilanda kegelisahan&#8230; Sebuah bekal hari ini yang sarat tuntunan, untuk masa depan yang penuh cahaya&#8230; Wahai para pemuda, wahai mereka yang memiliki cita-cita luhur untuk membangun kehidupan&#8230; Wahai kalian yang rindu akan kemenangan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fadhleewrite.wordpress.com&amp;blog=2705108&amp;post=16&amp;subd=fadhleewrite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><b><span style="font-size:14pt;font-family:'Calibri','sans-serif';">(sebuah Risalah Pembangkit Semangat!)</span></b></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><a href="http://fadhleewrite.files.wordpress.com/2008/02/001_b.jpg" title="001_b.jpg"></p>
<div style="text-align:center;"><img src="http://fadhleewrite.files.wordpress.com/2008/02/001_b.thumbnail.jpg?w=700" alt="001_b.jpg" /></div>
<p></a><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Adalah sebuah risalah masa lalu yang penuh kobaran semangat perjuangan, untuk generasi hari ini yang tengah bergejolak dan dilanda kegelisahan&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><i><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Sebuah bekal hari ini yang sarat tuntunan,</span></i></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><i><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">untuk masa depan yang penuh cahaya&#8230;</span></i></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><i><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Wahai para pemuda,</span></i></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><i><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">wahai mereka yang memiliki cita-cita luhur</span></i></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><i><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">untuk membangun kehidupan&#8230;</span></i></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><i><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Wahai kalian yang rindu akan kemenangan agama Allah&#8230;</span></i></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><i><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Wahai semua yang turun ke medan,</span></i></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><i><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">demi mempersembahkan jiwa dan raga di jalan Tuhan&#8230;</span></i></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><i><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Di sinilah petunjuk itu, di sinilah bimbingan&#8230;</span></i></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><i><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Di sinilah hikmah itu, di sinilah kebenaran&#8230;</span></i></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><i><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Di sini kalian dapati keharuman pengorbanan dan kenikmatan berjuang&#8230;</span></i></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><i><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Bersegerah bergabung dengan parade bisu&#8230;</span></i></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><i><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Untuk bekerja di bawah panji penghulu para nabi&#8230;</span></i></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><i><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Untuk menyatu dengan saudara muslim&#8230;</span></i></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><i><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">”Sehingga tidak ada lagi fitnah dan agama seluruhnya milik Allah’</span></i></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:center;line-height:150%;" align="center"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">***</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Suara jeritan ini; yang berkumandang dari relung tragedi kemanusiaan yang getir dan memilukan; yang lahir dari rahim kegelapan zaman ini, di arus kehidupan yang memancar dari teriakan prihatin seluruh alam; yang dibawa oleh gelombang lembut menyelusup ke berbagai penjuru kehidupan; yang dapat mematikan secara mengejutkan segala impian, janji-janji, dan fenomena yang menipu serta penuh kepalsuan;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><i><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">mendorong kita untuk terjun dengan dakwah ini</span></i></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><i><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">dakwah yang tenang, namun lebih gemuruh&#8230;</span></i></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><i><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">dari tiupan angin topan yang menderu&#8230;</span></i></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><i><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">dakwah yang rendah hati, namun lebih perkasa&#8230;</span></i></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><i><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">dari keangkuhan gunung yang menjulang&#8230;</span></i></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><i><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">dakwah yang terbatas, namun jangkauannya&#8230;</span></i></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><i><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">lebih luas dari belahan bumi seluruhnya&#8230;</span></i></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><i><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"> </span></i></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Ia sepi dari perilaku menipu, dan gemerlap yang penuh dusta. Sebaliknya, ia dikemas oleh keagungan hakikat, keindahan wahyu, dan pemeliharaan allah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Ia bersih dari kerakusan nafsu dan kepentingan pribadi. Oleh karenanya, ia mampu melahirkan putra-putri generasi yang percaya padanya dan tulus bekerja untuknya; yang memandu tegaknya bangunan di bawah naungan dakwah yang pertama&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Dengarlah suaranya yang bergemuruh, yang disambut oleh seruan para penyeru setelahnya sebagaimana teriakan seruan sebelumnya:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">”<i>Wahai yang berselimut, bangun dan berilah peringatan. Dan Tuhanmu, maka agungkanlah!”</i></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><i><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><span> </span></span></i><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Bersamaan dengan itu berkumandang pula firman-Nya:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">”<i>Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang-orang musyrik</i>” (al-Hijr: 94).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Dan wahyu senantiasa menyeru seluruh umat manusia dengan seruan,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span class="gen"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">“</span></span><span class="gen"><i><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Katakanlah: &#8220;Hai manusia sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua, yaitu Allah Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang menghidupkan dan mematikan, maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya, Nabi yang ummi yang beriman kepada Allah dan kepada kalimat-kalimat-Nya (kitab-kitab-Nya) dan ikutilah dia, supaya kamu mendapat petunjuk</span></i></span><span class="gen"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">&#8220;</span></span><span class="gen"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"> (al-A’raf: 58)</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span class="gen"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"> </span></span></p>
<p><span class="gen"><span style="font-size:10pt;font-family:'Calibri','sans-serif';">(dikutip dari <i>Majmu’atur Rasail</i>)</span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/fadhleewrite.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/fadhleewrite.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fadhleewrite.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fadhleewrite.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fadhleewrite.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fadhleewrite.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fadhleewrite.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fadhleewrite.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fadhleewrite.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fadhleewrite.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fadhleewrite.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fadhleewrite.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fadhleewrite.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fadhleewrite.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fadhleewrite.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fadhleewrite.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fadhleewrite.wordpress.com&amp;blog=2705108&amp;post=16&amp;subd=fadhleewrite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fadhleewrite.wordpress.com/2008/02/15/dari-kegalauan-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/ba3c7f2675289b7dd939c990b26f42a1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fadhleewrite</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fadhleewrite.files.wordpress.com/2008/02/001_b.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">001_b.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Catatan Musyawarah Kerja Nurani 2008 (hari 2… habis)</title>
		<link>http://fadhleewrite.wordpress.com/2008/02/10/catatan-musyawarah-kerja-nurani-2008-hari-2%e2%80%a6-habis/</link>
		<comments>http://fadhleewrite.wordpress.com/2008/02/10/catatan-musyawarah-kerja-nurani-2008-hari-2%e2%80%a6-habis/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Feb 2008 21:25:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadhleewrite</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nurani 08]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fadhleewrite.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[BismiLlahirRahmanirRahiim Di tengah keheningan malam, saat baru saja terlelap sehabis mengikuti rangkaian sosialisasi dan taujih, sayup-sayup terdengar suara hitungan mundur dari Ketua Majelis Pertimbangan… Itu adalah panggilan untuk berkumpul dalam acara selanjutnya, yaitu pelantikan pengurus. Saat terbangun dan sadar harus berkumpul, ternyata saya sudah ditinggalkan teman-teman lain ke lapangan… Hitungan mundur pun sudah berhenti, menandakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fadhleewrite.wordpress.com&amp;blog=2705108&amp;post=11&amp;subd=fadhleewrite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><a href="http://fadhleewrite.files.wordpress.com/2008/02/paintball.jpg" title="paintball.jpg"></a></p>
<div style="text-align:center;"><a href="http://fadhleewrite.files.wordpress.com/2008/02/imga0083.jpg" title="imga0083.jpg"><img src="http://fadhleewrite.files.wordpress.com/2008/02/imga0083.thumbnail.jpg?w=138&#038;h=105" alt="imga0083.jpg" height="105" width="138" /></a></div>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Georgia;">BismiLlahirRahmanirRahiim</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Georgia;">Di tengah keheningan malam, saat baru saja terlelap sehabis mengikuti rangkaian sosialisasi dan taujih, sayup-sayup terdengar suara hitungan mundur dari Ketua Majelis Pertimbangan… Itu adalah panggilan untuk berkumpul dalam acara selanjutnya, yaitu pelantikan pengurus.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Georgia;">Saat terbangun dan sadar harus berkumpul, ternyata saya sudah ditinggalkan teman-teman lain ke lapangan… Hitungan mundur pun sudah berhenti, menandakan toleransi waktu untuk berkumpul habis alias telat… (waduh, malu juga… qiyadah ditinggal jundinya gara-gara lebih lama tertidur, walaupun bedanya ga banyak…). Tetapi entah kenapa tidak ada <i>iqab</i>nya…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Georgia;">Setelah dimukaddimahi dengan taujih Ketua MP, acara pelantikan pun berlangsung. Semua pengurus yang hadir bergandeng tangan dan menyatakan komitmennya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Georgia;">Dengan mengharapkan keberkahan dari Allah di awal kepengurusan, acara dilanjutkan dengan QL berjama’ah. Yang menjadi imam saat itu adalah saya. Mencoba mengorek hafalan ayat-ayat mengenai bekal-bekal ruhiyah untuk aktivis, seperti sholat malam, pengingatan kiamat, perencanaan waktu, dan beberapa lagi. Tak lupa doa qunut di saat witir untuk saudara-saudara kita di Palestina…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Georgia;">Itu berlangsung sampai sekejap saja sebelum shubuh… ditandai dengan suara shalawat dari pengeras suara masjid-masjid sekitar. Selepas itu shubuh pun tiba. Kami kembali sholat berjamaah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Georgia;">Seperti biasa, selepas shalat berjamaah diisi kultum dari angkatan 2007. Kultum ini sedikit “aneh” karena banyak membuat peserta tertawa, dan banyak pula dikomentari oleh ikhwan. Wajar, karena topiknya menyinggung-nyinggung masalah cinta.. dan biasalah… ikhwan jadi rada semangat kalau denger yang begituan. Padahal, yang dibicarakan itu ibrahnya bisa general…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Georgia;">Menunggu hingga pukul 06.00 untuk berolahraga, peserta ikhwan banyak yang kembali memanfaatkannya untuk tidur. Sebagian ada yang melaksanakan rapat divisi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Georgia;">Tiba waktunya olahraga, yang ikhwan bermain sepakbola dan akhwat melakukan permainan-permainan. Permainan bola ikhwan cukup seru, penuh dengan ‘intrik’, namun tetap membuat kami tertawa karena tingkahan gaya-gaya pemainnya, apalagi ada Maman yang merekam di <i>handycam</i>, langsung pada tampil di depan kamera.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Georgia;">Saat permainan sudah akan diakhiri, masuk telepon dari Ketua Salam UI, menginfokan akan adanya Aksi Munashoroh Palestina. Langsung saja setelah itu saya buat slide di laptop teman untuk memberi pencerdasan kepada peserta yang hadir supaya ikut (walaupun aksinya tidak jadi karena pas hari-H hujan).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Georgia;">Setelah berolahraga dan sarapan, acara pun ditutup. Dimulai dengan evaluasi acara dari para peserta dengan menuliskan kesannya mengenai hal-hal berikut: 1) kenyamanan, 2) persaudaraan, 3) ilmu yang didapat. 4) kedisiplinan dan konsistensi acara, 5) kesan dan pesan umum.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Georgia;">Kemudian dilanjutkan dengan info-info terkait… ucapan terima kasih dan permohonan maaf kepada semua pihak… penekanan bahwa di akhir Muker ini kita baru saja akan memulai perjalanan…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Georgia;">Mars BSO Nurani pun dinyanyikan… lagi-lagi sambil bergandeng tangan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Georgia;">Acara diakhiri dengan doa dari Ketua MP…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Georgia;">Demikianlah akhir dari review alur Musyawarah Kerja Nurani 2008….</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><i><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Georgia;">Allahumanshurna…!</span></i></p>
<p><a href="http://fadhleewrite.files.wordpress.com/2008/02/paintball.jpg" title="paintball.jpg"><br />
</a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/fadhleewrite.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/fadhleewrite.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fadhleewrite.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fadhleewrite.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fadhleewrite.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fadhleewrite.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fadhleewrite.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fadhleewrite.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fadhleewrite.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fadhleewrite.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fadhleewrite.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fadhleewrite.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fadhleewrite.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fadhleewrite.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fadhleewrite.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fadhleewrite.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fadhleewrite.wordpress.com&amp;blog=2705108&amp;post=11&amp;subd=fadhleewrite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fadhleewrite.wordpress.com/2008/02/10/catatan-musyawarah-kerja-nurani-2008-hari-2%e2%80%a6-habis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/ba3c7f2675289b7dd939c990b26f42a1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fadhleewrite</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fadhleewrite.files.wordpress.com/2008/02/imga0083.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">imga0083.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Catatan Musyawarah Kerja Nurani 2008 (hari 1)</title>
		<link>http://fadhleewrite.wordpress.com/2008/02/04/catatan-musyawarah-kerja-nurani-2008-hari-1/</link>
		<comments>http://fadhleewrite.wordpress.com/2008/02/04/catatan-musyawarah-kerja-nurani-2008-hari-1/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Feb 2008 21:23:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadhleewrite</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nurani 08]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fadhleewrite.wordpress.com/2008/02/04/catatan-musyawarah-kerja-nurani-2008-hari-1/</guid>
		<description><![CDATA[BismiLlahirRahmanirRahiim Akhirnya, tiba juga waktu untuk mensosialisasikan proker setahun ke depan, yang sebelumnya telah disepakati bersama di Musyawarah Perencanaan Kerja. Jadi, di Musyawarah Kerja ini, tidak ada penambahan atau penghapusan proker yang signifikan (kalau dikatakan sama sekali tidak ada). Diskusi antar peserta hanya bersifat memberi saran, masukan, terhadap pengemasan proker-proker yang telah disepakati. Konsep umum [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fadhleewrite.wordpress.com&amp;blog=2705108&amp;post=9&amp;subd=fadhleewrite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"> BismiLlahirRahmanirRahiim</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><a href="http://fadhleewrite.files.wordpress.com/2008/02/si-05.jpg" title="si-05.jpg"></a></p>
<div style="text-align:center;"><a href="http://fadhleewrite.files.wordpress.com/2008/02/img_1834.jpg" title="img_1834.jpg"><img src="http://fadhleewrite.files.wordpress.com/2008/02/img_1834.thumbnail.jpg?w=167&#038;h=131" alt="img_1834.jpg" height="131" width="167" /></a></div>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Akhirnya, tiba juga waktu untuk mensosialisasikan proker setahun ke depan, yang sebelumnya telah disepakati bersama di Musyawarah Perencanaan Kerja. Jadi, di Musyawarah Kerja ini, tidak ada penambahan atau penghapusan proker yang signifikan (kalau dikatakan sama sekali tidak ada). Diskusi antar peserta hanya bersifat memberi saran, masukan, terhadap pengemasan proker-proker yang telah disepakati.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Konsep umum Musyawarah Kerja ini terdiri dari beberapa muatan pokok. Selain sosialisasi proker, ada pula sesi internalisasi visi dalam bentuk <i>taujih </i>dari ustadz. Selain itu, di-<i>create</i> pula prosesi pelantikan pengurus baru oleh Majelis Pertimbangan Nurani, yang dilanjutkan dengan <i>team building</i>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><b><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Hari I</span></b></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Kesepakatan berkumpul di Musholla al-‘Afiyat FKM adalah jam 08.00. Waktu menunggu teman-teman berkumpul hingga siap berangkat semestinya 1 jam, atau sampai jam 09.00, dan setelah itu berangkat. Namun (lagi-lagi), kita sering belum siap untuk menjalani kesepakatan. Ada yang masih sholat sunnah-lah, ada yang masih ditunggu-lah, dan sebagainya. Tapi kalau mau ditinggal, kita juga<span>  </span>belum tega, karena khawatir teman-teman belum tahu tempat tujuannya. Jadilah, keberangkatan diundur sampai sekitar jam 09.30. Hikmahnya… (lagi-lagi) <i>punctuality</i>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Sebenarnya, ada saran juga yang baik untuk dilaksanakan dalam menunggu waktu keberangkatan itu, yaitu pembagian tilawah al-Qur’an kepada peserta yang hadir sehingga kami bisa mengkhatamkannya. Tapi itu tidak terwujud karena khawatir memberatkan peserta yang rata-rata kalau dibagi masing-masing akan mendapatkan 1 juz.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Ada</span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"> dua mekanisme keberangkatan. Satu, katakan saja tim bersepeda-motor (<i>advanced</i>) yang terdiri dari 6 orang ikhwan dengan 3 motor. Yang lain, katakan tim reguler (umum, karena naik angkutan umum) terdiri dari (dua atau tiga) puluhan orang termasuk 3 ikhwan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Berdasarkan pengalaman dan perhitungan, yang akan tiba duluan adalah tim bersepeda-motor, karena selain lebih <i>fleksibel</i> kendaraannya, jalan pun bisa dipintas. Nah… saat mereka sudah sampai, kami, ikhwan yang naik angkutan umum, tentu masih dalam perjalanan. Kantuk pun membuat kami tertidur beberapa saat. Hingga, ikhwan yang sudah sampai menghubungi kami lewat telepon seluler.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Setelah diangkat,tidak terdengar suara apapun dari seberang… beberapa kali begitu, hingga saya minta saja untuk meng-sms. Namun tidak juga di-sms. Akhirnya masuk 2 sms dari pengurus lain, mengkonfirmasi apakah tempat yang akan dipakai sudah benar-benar disepakati dengan pengelolanya??? <i>Degg</i>… saya juga bingung koq belum dibuka?? Dua hari sebelumnya padahal tempat sudah <i>booked</i>, saya pegang kuitansinya…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Ponsel pun berdering dan kali ini suara dari seberang terdengar jelas… Benar saja, mereka yang sudah tiba duluan kebingungan. Saya pun meminta mereka untuk menghubungi pengelolanya. Dari cerita yang kami dengar setelah bertemu mereka, diketahui bahwa pintu itu dibuka tanpa harus ke rumah pengelolanya, karena penjaga bangunan akhirnya datang. <i>Alhamdulilllah…</i></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Hikmah dari peristiwa ini: <i>konfirmasi menjelang penggunaan walaupun sudah deal beberapa hari sebelumnya</i>. Salah seorang Ustadz mengatakan bahwa hal seperti ini menunjukkan <i>talenta</i> dan <i>profesionalisme</i>… Jangan membiarkan kesepakatan terkatung hanya karena kita malas mengkonfirmasi dan meng-<i>clear</i>-kan urusannya. Kesalahan ada di saya yang tidak meminta panitia untuk meng<i>contact</i> pengelolanya sebelum berangkat&#8230; <i>Afwan minkum</i></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Setelah tiba dan beristirahat sebentar, kebetulan penjaga bangunannya menjual es buah, dan beberapa peserta pun menjajalnya… Teman-teman pun bersiap. Memancangkan hijab, menyalakan LCD, mengoneksikannya dengan laptop, menutup kaca-kaca ruangan dengan koran untuk menghalangi cahaya yang akan merusak penampilan LCD. Saya menyempatkan diri beristirahat, berbaring di lantai 2, ruangan khusus ikhwan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Setelah azan zhuhur berkumandang, kami pun melaksanakan sholat berjamaah yang dilanjutkan dengan kultum dari salah seorang peserta angkatan 2007. Jam13, sosialisasi dimulai…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Sosialisasi diawali dengan presentasi masing-masing bidang. Setelahnya, audiens berhak mengajukan saran, meminta kejelasan, memberi saran, bahkan mengkritik. Ini berlangsung sampai menjelang maghrib… tentunya dipotong <i>break </i>shalat asar dan kultum.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Menjelang maghrib, saya tidak mengikutinya lagi karena mesti menjemput ustadz di Kukusan. Namun demikian, nampaknya waktu sosialisasi berakhir dengan tepat waktu, tidak melebihi waktu isya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Untuk menjemput ustadz, kali ini saya ajak seorang peserta angkatan 2007 untuk menemani dengan boncengan di motornya. Kekhawatiran timbul lagi karena gerimis mengundang… Mencoba tenang, kami pun menyusun skenario antisipasi sembari tetap menyusuri jalanan ke UI. Pahitnya, kami akan menyewa taksi untuk menjemput Ustadz.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><i><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Alhamdulillah</span></i><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">… hujan berhenti saat waktu yang disepakati untuk penjemputan tiba. Menunggu sekitar 15 menit di tempat yang telah disepakati, akhirnya kami berjumpa dengan Ustadz, Ustadz Muhammad Ilyas, Lc. (jelasnya baca tulisan yang di<i>post </i>beberapa hari lagi). Lagi-lagi perasaan saya dibuat tidak enak. Asal teman-teman tahu, kami diminta menjemput di RS Ibu dan Anak di daerah Kukusan. Kami kira, karena memang tempat itu yang enak untuk dijadikan patokan. Eh… tanpa sepengetahuan kami… isteri Ustadz benar-benar sedang ada di RS, baru melahirkan buah hati ke-dua mereka… Jadi, sebelum berangkat, Ustadznya minta izin dulu ke kami untuk menjenguk bayinya yang baru lahir (koq malah ustadz yang izin ke kami?? membuat kami menjadi tidak enak). Kami ketahui pula ternyata Ustadz baru hujan-hujanan dari mengisi kajian di tempat lain.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Berkali-kali kami ucapkan afwan kepada ustadz, dan beliau selalu menjawab “<i>ya… gak apa-apa akhi</i>…” Kami semakin tidak enak karena perjalanan juga masih jauh. Ustadz yang membawa motor sendiri diboncengi oleh teman saya. Sementara saya menjadi penunjuk arah di depan, membawa motor teman 2007.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Hikmah: ketawadhuan dan keikhlasan… dua kata yang mudah dikatakan namun tidak semudah mengimplementasikannya… para aktivis sepatutnya meneladani ini…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Kami pun tiba kembali di al-Qudwah… dan teman-teman sedang menonton film <i>el-meler</i>. Saya bingung sebenarnya kenapa yang ditonton jadi film ini?? Padahal ada panitia yang meng-sms untuk membawa film tentang perjuangan dan itu sudah saya bawakan. Tapi sudahlah… toh sebentar lagi juga selesai.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Taujih Ustadz tentang menjadi aktivis dan lembaga dakwah yang “bercampur namun tidak terlarut” (dalam bahasa visinya: dekat namun tetap berarti!), masih mampu diikuti oleh peserta. Setidaknya peserta tidak ada yang tidur saat taujih disampaikan. Pembahasan yang cukup menarik dan diselingi <i>jokes</i> terkait kehidupan aktivis kampus membuat suasana lebih segar dalam sayup-sayup malam yang memanggil ke peraduan….</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Setelah Ustadz mengakhiri pemaparannya… selesai pula rangkaian hari pertama… <i>Alhamdulillah</i></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Bersambung….</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/fadhleewrite.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/fadhleewrite.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fadhleewrite.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fadhleewrite.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fadhleewrite.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fadhleewrite.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fadhleewrite.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fadhleewrite.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fadhleewrite.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fadhleewrite.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fadhleewrite.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fadhleewrite.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fadhleewrite.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fadhleewrite.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fadhleewrite.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fadhleewrite.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fadhleewrite.wordpress.com&amp;blog=2705108&amp;post=9&amp;subd=fadhleewrite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fadhleewrite.wordpress.com/2008/02/04/catatan-musyawarah-kerja-nurani-2008-hari-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/ba3c7f2675289b7dd939c990b26f42a1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fadhleewrite</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fadhleewrite.files.wordpress.com/2008/02/img_1834.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">img_1834.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Catatan Musyawarah Perencanaan Kerja Nurani</title>
		<link>http://fadhleewrite.wordpress.com/2008/02/03/catatan-musyawarah-perencanaan-kerja-nurani/</link>
		<comments>http://fadhleewrite.wordpress.com/2008/02/03/catatan-musyawarah-perencanaan-kerja-nurani/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Feb 2008 00:45:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadhleewrite</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nurani 08]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fadhleewrite.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[BismiLlaahirRahmaanirRahiim Kamis-Jumat tanggal 24-25 Januari 2008 lalu, organisasi kemahasiswaan kami (Nuansa Persaudaraan Islami) mengadakan Musyawarah Perencanaan Kerja. Di situ kami berdiskusi, saling sumbang saran, dan pada akhirnya menentukan program kerja (proker) yang akan dilaksanakan selama setahun ke depan. Per harinya, acaranya berlangsung dari pagi (sekitar jam 9) sampai asar (jam 15). Mekanismenya, setiap bidang yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fadhleewrite.wordpress.com&amp;blog=2705108&amp;post=6&amp;subd=fadhleewrite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"><a href="http://fadhleewrite.files.wordpress.com/2008/02/keagungan-allah800.jpg" title="keagungan-allah800.jpg"></a></span></p>
<p style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"></span></p>
<p style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"><a href="http://fadhleewrite.files.wordpress.com/2008/02/keagungan-allah800.jpg" title="keagungan-allah800.jpg"></a></span></p>
<p style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"><a href="http://fadhleewrite.files.wordpress.com/2008/02/entlaqa20_5.jpg" title="entlaqa20_5.jpg"></a></span></p>
<div style="text-align:center;"><a href="http://fadhleewrite.files.wordpress.com/2008/02/imga0064.jpg" title="imga0064.jpg"><img src="http://fadhleewrite.files.wordpress.com/2008/02/imga0064.thumbnail.jpg?w=700" alt="imga0064.jpg" /></a></div>
<p style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"></span></p>
<p style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal" align="center"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">BismiLlaahirRahmaanirRahiim </span></p>
<p style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Kamis-Jumat tanggal 24-25 Januari 2008 lalu, organisasi kemahasiswaan kami (Nuansa Persaudaraan Islami) mengadakan Musyawarah Perencanaan Kerja. Di situ kami berdiskusi, saling sumbang saran, dan pada akhirnya menentukan program kerja (proker) yang akan dilaksanakan selama setahun ke depan. Per harinya, acaranya berlangsung dari pagi (sekitar jam 9) sampai asar (jam 15).</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Mekanismenya, setiap bidang yang ada mempresentasikan usulan prokernya. Setelahnya, semua audiens berhak mempertanyakan, memberi usul, bahkan mengajukan ketidaksetujuan.</span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"> </span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Diskusi yang terdengar memang lebih banyak dari sesama BPH (badan pengurus harian, yaitu kepala-kepala bidang). Wajar, karena mereka, yang terdiri dari mahasiswa angk. 2005 dan 2006, sudah lebih berpengalaman dibanding undangan lain (mahasiswa angkatan baru, 2007).</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Berdasarkan pengalaman, acara yang bersifat serius ini akan menjadi membosankan, terutama bila sudah masuk <i>injury time</i>. Apalagi di hari pertama, mulut terasa kering dan kosong, karena tak ada makanan ringan dan air gratis yang bisa menghibur perut. Terbukti, <i>ikhwan</i> (angk. 2007, </span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Wingdings;"><span>J</span></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">) pun akhirnya mulai <i>ngeglosor </i>di lantai, ngobrol, bahkan tertawa kecil, untuk menghilangkan kejenuhan. </span></p>
<p><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Untuk kembali menarik perhatian, maka beberapa kali ditayangkan beberapa klip video yang memiliki hikmah tentang pentingnya perencanaan kerja dan kreatifitas mengemas acara. Moderator dan beberapa presentan juga mencoba menarik perhatian audiens dengan melontarkan <i>jokes</i> (atau, niatnya tidak ingin melontarkan <i>jokes</i> tapi ditanggapi sebagai <i>jokes </i>oleh audiens). Dengan cara demikian pun tidak jelas signifikansinya… Namun yang jelas, selama dua hari itu kami berhasil menyepakati sepaket program kerja selama setahun ke depan…</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Beberapa catatan:</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"><span>1)<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">      </span></span></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Lagi-lagi masalah ketepatan waktu. Namun demikian, kita hanya telat memulai, sementara acara berakhir sesuai dengan kesepakatan awal dengan pembahasan yang cukup efektif. Lain kali perlu benar-benar dijalankan mekanisme <i>punishment</i>.</span></p>
<p style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Saya pernah ditegur oleh alumni mengenai masalah ketidaktepatan waktu di acara-acara lembaga dakwah. Saya pun menjawab, “Ah, itu kan di semua lembaga… bukan cuma di lembaga dakwah…” Maka sang alumni kembali menohok… justeru karena menjadi lembaga dakwah-lah kita harus memperhatikan masalah waktu karena Islam yang benar-benar memperhatikan waktu… Jangan ikut-ikutan yang lain dong… harus jadi teladan.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Coba, kenapa shalat harus tepat waktu?? Apakah shalat para aktivis yang sering menekankan shalat di awal waktu sudah terimplementasi dalam kehidupannya?? Lalu mengapa tidak tepat waktu dalam acara-acara yang sudah disepakati??</span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Benar adanya ungkapan, “<i>al-islam mahjubun bil muslimin</i>”, kemuliaan Islam itu sering tertutupi oleh kaum musliminnya.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"><span>2)<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">      </span></span></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Lagi-lagi juga masalah kesiapan sarana, walaupun ini bukan keinginan kami. Hari pertama tempat belum cukup siap karena baru saja digunakan oleh pihak pengelolanya dan belum dirapikan, sementara beberapa BPH juga ditarik untuk mengikuti “rapat” lain. Masalah teknis lain, seperti laptop yang tidak langsung <i>connect</i> dengan proyektor cukup menjadi penghambat dan membuat waktu mulai menjadi tambah telat.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"><span>3)<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">      </span></span></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Fokus audiens. BPH mungkin sudah cukup fokus, hanya saja belum mampu menarik audiens untuk ikut fokus. Lain kali, acara harus lebih dikemas dengan lebih baik, ada selingan video, nasyid, ditambah <i>backdrop</i> (spanduk), yang semuanya ditujukan untuk membentuk kondisi yang benar-benar mengapresiasi peserta.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"><span>4)<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">      </span></span></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Saya kurang tau nih… apakah waktu rapat bidang yang 2 minggu itu sudah mencukupi sebelum masuk ke Musyawarah Perencanaan Kerja… Tapi itu kan sudah disepakati di Rapat BPH dan teman-teman tidak ada yang mengajukan keberatan. Lain kali, kalau dirasakan tergesa-gesa lebih baik disampaikan saja…</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"><span>5)<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">      </span></span></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Alhamdulillah, kami mengapresiasi BPH yang cukup efektif dalam presentasi, walaupun kesesuaiannya dengan visi misi nurani belum dapat diukur. Yang penting kualitas prokernya harus dibuktikan ke depan dan karena itu, mari kita wujudkan proker yang massif dan signifikan.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"><span>6)<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">      </span></span></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Nampak upaya untuk memperindah presentasi (powerpoint) yang dibuat… sebuah upaya untuk mengemas penampilan lembaga kita… walaupun beberapa warna masih ada yang tumpang tindih… Tapi <i>background </i>presentasinya bagus-bagus koq.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"><span>7)<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">     </span></span></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">BPH juga terlihat semangat dan supportif terhadap kegiatan-kegiatan di awal ini, termasuk di Musyawarah Perencanaan Kerja… Teman-teman rela merogoh sakunya untuk urunan membayar LCD, datang ke kampus walaupun suasana liburan…</span></p>
<p style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"> Wa a&#8217;iddu&#8230;</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/fadhleewrite.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/fadhleewrite.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fadhleewrite.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fadhleewrite.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fadhleewrite.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fadhleewrite.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fadhleewrite.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fadhleewrite.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fadhleewrite.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fadhleewrite.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fadhleewrite.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fadhleewrite.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fadhleewrite.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fadhleewrite.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fadhleewrite.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fadhleewrite.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fadhleewrite.wordpress.com&amp;blog=2705108&amp;post=6&amp;subd=fadhleewrite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fadhleewrite.wordpress.com/2008/02/03/catatan-musyawarah-perencanaan-kerja-nurani/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/ba3c7f2675289b7dd939c990b26f42a1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fadhleewrite</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fadhleewrite.files.wordpress.com/2008/02/imga0064.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">imga0064.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Belajar Menulis</title>
		<link>http://fadhleewrite.wordpress.com/2008/02/02/belajar-menulis/</link>
		<comments>http://fadhleewrite.wordpress.com/2008/02/02/belajar-menulis/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Feb 2008 23:14:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadhleewrite</dc:creator>
				<category><![CDATA[Others..]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fadhleewrite.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[BismiLlaahirRahmaanirRahiim  Sudah lama sebenarnya ingin menulis di Blog… sempat buat juga di satu situs lain, tapi tetap saja tidak pernah diupdate. Dan memang niat awal sign-up di situs itu tadinya hanya supaya bisa mendownload music, video, dan gambar-gambar.  Terdorong dengan teman-teman asrama yang sudah aktif menulis di blog ditambah lagi hasil musyawarah kerja organisasi kampus [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fadhleewrite.wordpress.com&amp;blog=2705108&amp;post=3&amp;subd=fadhleewrite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-indent:27pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"><a rel="attachment wp-att-5" href="http://fadhleewrite.wordpress.com/2008/02/02/belajar-menulis/5/" title="pen_night_writer1.jpg"></a></span></p>
<p style="text-indent:27pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"></span></p>
<p align="center" style="text-indent:27pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"></span></p>
<p align="center" style="text-indent:27pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"></span></p>
<p align="center" style="text-indent:27pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">BismiLlaahirRahmaanirRahiim </span></p>
<p style="text-indent:27pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"><a rel="attachment wp-att-5" href="http://fadhleewrite.wordpress.com/2008/02/02/belajar-menulis/5/" title="pen_night_writer1.jpg"></p>
<div style="text-align:center;"><img src="http://fadhleewrite.files.wordpress.com/2008/02/pen_night_writer1.thumbnail.jpg?w=700" alt="pen_night_writer1.jpg" /></div>
<p></a></span></span></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"></span>Sudah lama sebenarnya ingin menulis di Blog… sempat buat juga di satu situs lain, tapi tetap saja tidak pernah diupdate. Dan memang niat awal <i>sign-up</i> di situs itu tadinya hanya supaya bisa mendownload music, video, dan gambar-gambar.</span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"> </span></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Terdorong dengan teman-teman asrama yang sudah aktif menulis di blog ditambah lagi hasil musyawarah kerja organisasi kampus yang saya <a href="http://fadhleewrite.files.wordpress.com/2008/02/pen_night_writer1.jpg" title="pen_night_writer1.jpg"></a><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"><a href="http://fadhleewrite.files.wordpress.com/2008/02/pen_night_writer1.jpg" title="pen_night_writer1.jpg"></a></span>pimpin ada program menulisnya (<i>one month one man one article</i>), jadilah saya terpacu untuk menulis. Kalau saya tidak memulai, bagaimana dapat memacu teman-teman??</span></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Maka hari Ahad, 3 Februari 2008, selepas Shubuh saya <i>sign-up</i> di wordpress.com. Tampilannya yang sederhana dan elegan menarik untuk dicoba. Dan ini adalah tulisan pertama yang saya post.</span></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Genre tulisan yang mungkin akan banyak dipost di sini lebih ke arah Islami, karena biasanya apa yang kita tulis apa yang ada di kepala. Yang ada di kepala adalah hasil baca dan pengalaman. Nah, bacaan saya banyaknya buku-buku Islami, dan pengalaman bergaul dan berorganisasi lebih banyak dengan para <i>ikhwah</i> gitu…</span></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Namun demikian, saya juga akan mencoba memuat pengalaman-pengalaman hidup yang sederhana namun saya anggap cukup menarik. Akan saya coba juga menulis <i>review</i> buku yang pernah dibaca. Atau, sekedar mem<i>forward</i> tulisan orang, hasil seminar, ceramah. Mungkin kalau kehabisan ide, akan menulis beberapa kalimat saja.</span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"> </span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Intinya, saya akan menulis apa yang ingin saya tulis ajalah… Tapi dengan tetap memperhatikan muatan hikmah dan manfaatnya.</span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"> </span></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"></span></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Semoga Allah meridhai pembelajaran ini, dan memberi kemampuan untuk menorehkan tinta-tinta perjuangan menjadi sebuah transkrip kebangkitan…</span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/fadhleewrite.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/fadhleewrite.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fadhleewrite.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fadhleewrite.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fadhleewrite.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fadhleewrite.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fadhleewrite.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fadhleewrite.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fadhleewrite.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fadhleewrite.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fadhleewrite.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fadhleewrite.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fadhleewrite.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fadhleewrite.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fadhleewrite.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fadhleewrite.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fadhleewrite.wordpress.com&amp;blog=2705108&amp;post=3&amp;subd=fadhleewrite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fadhleewrite.wordpress.com/2008/02/02/belajar-menulis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/ba3c7f2675289b7dd939c990b26f42a1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fadhleewrite</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fadhleewrite.files.wordpress.com/2008/02/pen_night_writer1.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pen_night_writer1.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
